Archive for February 2014
Pernah Ada Masa-masa
Pernah
ada masa-masa dalam cinta kita
Kita
lekat bagai api dan kayu
Bersama
menyala , saling mnghangatkan rasanya
Hingga
terlambat untuk menginsyafi bahwa
Tak
tersisa dari diri-diri selain debu dan abu
Pernah
ada waktu –waktu dalam ukhuwah ini
Kita
terlalu akrab bagai awan dan hujan
Merasa
menghiasi langit, menyuburkan bumi,
Dan
melukis pelangi
Namun
tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai
Disatu
titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
Mungkin
hati kita telah terkecualikan dari ikatan diatas iman
Bahkan
saling nasehatpun tak lain bagai dua lilin
Saling
mecahayai, tapi masing-masing habis dimakan api
Kini
saaatnya kembali pada iman yang menerangi hati
Pada
amal sholeh yang menjulang bercabang-cabang
Pada
akhlak yang manis, dan wangi
Hingga
ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata
Yang
denganya kebenaran terbaca dan bercahaya
Al-Baqarah ayat 177 & terjemahanya:
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ (١٧٧
Terjemah Surat Al Baqarah Ayat 177
177.[9] Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat[10], tetapi kebajikan itu ialah beriman kepada Allah[11], hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi[12] dan memberikan harta yang dicintainya[13] kepada kerabatnya, anak yatim[14], orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan), peminta-minta[15]; dan (memerdekakan) hamba sahaya[16], mendirikan shalat, dan menunaikan zakat[17], orang-orang yang menepati janjinya apabila berjanji[18], dan orang yang sabar dalam kemelaratan[19], penderitaan[20] dan dalam peperangan. Mereka[21] itulah orang-orang yang benar[22], dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
mukhamad asrori. Powered by Blogger.
